Oleh: mbahmbuh | Juli 17, 2008

# 4: Tidak ada ide minggu ini

# 4 Tidak ada ide minggu ini
Tidak ada ide minggu ini
(26 Desember 2006)
Saya mohon maaf bahwa minggu ini saya tidak punya ide untuk ditulis.
Ketika saya mulai proses sebagai penulis lepas, saya mengikuti sebuah pelatihan yang dipandu oleh Andreas Harefa[1]. Pada pelatihan tersebut kami (penulis di Penebar Swadaya) belajar banyak hal tentang penulisan dan industri tulis menulis. Salah satu yang saya ingat adalah ‘segera menangkap ide jika ia berkelebat dalam pikiran kita’. Selain itu adalah ‘teruslah menulis’. Ilustrasi yang beliau berikan adalah jika kita menulis satu halaman saja setiap harinya maka dalam setahun kita akan sudah menulis sebanyak 365 halaman.
Maka demikianlah, saya membulatkan tekad untuk belajar menulis dan berusaha menulis secara teratur. Dan keluarlah seri catatan seorang lelaki. Baca Lanjutannya…
Oleh: mbahmbuh | Juli 17, 2008

# 3 : kopi

# 3 : kopi
Kopi
(ditulis pada Syawal 1427 H)
Orangtua saya dulu berencana untuk memasukkan saya ke pondok pesantren setelah saya lulus SD. Tapi hal itu tidak jadi dilaksanakan alasan beliau adalah “tidak tega karena si bocah ini (saya) sering sakit-sakitan” . Secara fisik saya memang tidak nampak bagus. Kurus, dan nampak lemas.
Urusan sakit sih sering, cerita bapak dulu waktu bayi saya sempat kena diare sampai pada taraf “kamu tuh fidz, ditekan badannya (sembari mencontohkan di tangan saya) kulitnya nggak balik lagi.”
Oleh: mbahmbuh | Juli 17, 2008

Muhammad SAW

seri #2
Muhammad SAW
(ditulis pada 13 agustus 2006)
Kutipan dari nasyid berjudul Rasulullah yang didendangkan oleh Suara Persaudaraan:
Pernahkah engkau renungkan tentang hidup Rasulullah junjungan
Rela hidup dalam kesederhanaan pertahankan kehormatan
Lewati malam-malam yang kelam dalam keadaan lapar
Bersama segenap keluarganya tak dapatkan satupun makanan
Bahkan tak pernah menikmatinya dari atas meja makan
Tidur beralaskan tikar kasar terbuat dari kulit dan rerumputan
Hingga membekas pada punggungnya
Tak pernah kenyang di dalam hidupnya
Bahkan pernah tiga purnama
Tiada api menyala di rumahnya
Rasulullah junjungan kita
Rasulullah tauladan kita
Rasulullah uswah manusia
Paling bahagia hidupnya
Rasulullah junjungan kita
Rasulullah tauladan kita
Rasulullah qudwah manusia
Shalawat dan salam padanya
….
Oleh: mbahmbuh | Juli 16, 2008

400 ribu itu

#1 : 400 ribu

400 ribu itu..

(dipublikasikan pada buletin IMM Cabang Bogor ‘Sang Surya’ edisi Januari 2005)

Oleh: Ibnu Tachrir

Calon istriku sempat kutanya beberapa waktu sebelum (insya Allah) kami menikah.

‘Neng, empat ratus ribu kira-kira cukup nggak buat hidup sebulan?’

‘Sendiri atau berdua?’ ia balas bertanya,

‘Berdua lah’.

Dia terdiam sebentar kemudian dengan mantapnya menjawab

‘Cukup, insya Allah cukup dan dicukupkan” lalu segera disusulnya “ tapi dari neng kan mungkin ada”

Aku tersenyum mendengarnya ”ya, hitungannya kan dari aku dulu, dalam rangka tanggung jawabku sebagai suami. Kalau dengan kondisi seperti sekarang insya Allah bisa ada segitu. Bukannya kita menutup peluang untuk mendapatkan lebih”. Ia cuma tersenyum menunduk. Ah…

—-o0o—-

Baca Lanjutannya…

Oleh: mbahmbuh | November 21, 2007

Assalaamu’alaykum!

612354194l.jpgHidup adalah jalan kita sendiri. Orang-orang adalah pelengkap, penyokong, perusuh agar hidup kemudian bisa berwarna, agar keyakinan bisa diperteguh, agar keimanan bisa diuji, agar kesombongan diredam, agar kehormatan ditegakkan & amalan diperhitungkan

Kategori